Artikulasi Hati dan Otak

Cinta dan Pernikahan

Ada fragmen fiksi yang menarik yang pernah say abaca di suatu milis. Cukup berkesan, walaupun ini hanya fiksi namun tidak ada salahnya bila kita mencoba mengambil kebaikan dari cerita ini:

Diceritakan ada murid yang bertanya pada gurunya. “guru, apakah cinta itu?”

Sang guru tidak serta merta menjelaskan definisi cinta menurutnya, ia ingin muridnya mampu menjawab sendiri pertanyaan pertanyaan dalam hidupnya dan ia hanya mengarahkan saja. “ pergilah engkau ke taman, berjalanlah dari pintu masuk hingga pintu keluar. Carilah bunga terindah yang ada di taman itu, namun jangan sekali kali kamu kembali ke tempat semula untuk mengambil bunga yang telah kau lewati ataupun mengambil bunga lain setelah kau memetik salah satu”, jawab sang guru

Sang murid pun pergi ke taman dan tak lama kemudian ia kembali tanpa membawa setangkai bunga pun. Ia pun berkata pada gurunya

“guru, ketika saya memasuki taman, di sepanjang perjalanan saya sebenarnya menjumpai  bunga yang indah rupawan, namun saya berkeyakinan bahwa ada bunga yang lebih indah lagi yang akan saya temui. Namun hingga pintu keluar, tidak ada bunga yang lebih indah dari bunga yang kutemui pertama kali”

Sang guru hanya menjawab singkat, “begitulah cinta”

Suatu saat, sang murid kembali bertanya, “Guru, apakah pernikahan itu?”

Sang guru pun berkata dengan perkataan yang sama, ““ kembali pergilah engkau ke taman, berjalanlah dari pintu masuk hingga pintu keluar. Carilah bunga terindah yang ada di taman itu, namun jangan sekali kali kamu kembali ke tempat semula untuk mengambil bunga yang telah kau lewati ataupun mengambil bunga lain setelah kau memetik salah satu”, jawab sang guru

Sang murid pun kembali pergi ke taman dan tak lama kemudian ia kembali membawa setangkai bunga.

“itukah bunga yang terindah yang kau temui?”, Tanya sang guru

“sebenarnya, ini bukan bunga yang paling indah yang kutemui tadi di taman. Ketika aku berada di taman, aku menemukan bunga ini. indah, maka aku memutuskan memetiknya dan aku bergegas ke pintu keluar. Namun, sepanjang perjalanan, aku menjumpai banyak bunga lain yang lebih indah. Namun, seperti yang guru katakan, aku tidak memetik bunga yang lain”

Sang guru menjawab singkat, “ itulah pernikahan..”

Ketika kembali menemukan fragmen fiksi ini, aku kembali teringat persepsiku sebelum menikah. Cinta itu harus diperjuangkan, karena aku yakin dia orang yang cocok denganku dan aku bisa menerima dia apa adanya.

Ketika pascapernikahan, aku pun tetap berkeyakinan bahwa dia orang yang tepat untukku, namun kebersamaan aku dan dia harus terus diperjuangkan.

Harus terus diperjuangkan sebab banyak sekali godaan baik eksternal maupun internal yang akan terus mengusik sejalan usia pernikahan kami.

Untuk istriku, terima kasih untuk 5 bulan yang indah dan mari kita memperjuangkan kebersamaan kita hingga ujung waktu.

Harapanku, kelak kita bisa menghadirkan cinta di jalan idealisme dan cita cita di masa dating

Aku mencintaimu

November 5, 2010 Posted by | Blogroll | Tinggalkan komentar

Mega Bikin Cape Deeeh

huff, akhirnya jebol juga batas capek gue liat sepak terjang ibu ibu yang satu ini. bukannya berusaha mem-blackmail atau black campaign, tapi sebagai rakyat saya merasa tidak ada pembelajaran yang didapat dari tokoh politik ini. lagian saya pun non-partisan sehingga ga ada tendensi apapun untuk melakukan black campaign.

nih berikut ni berita berita ttg megawati yang bikin gue pengen ketawa sekaligus gregetan ama sepak terjang nih orang.

1. Tentang BLT

Jember – Bantuan Langsung Tunai (BLT) merendahkan harga diri bangsa. Pernyataan itu disampaikan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dalam pidato kampanye terbuka di lapangan Mangli Kecamatan Kaliwates, Jember, Jumat (20/3/09). Kritikan itu disampaikan di hadapan ribuan simpatisan dan kader PDIP.

Menurut Mega, BLT merupakan pendidikan moral yang buruk bagi masyarakat dan masa depan bangsa Indonesia. “Apa arti BLT hanya untuk uang senilai Rp 200.000 saja berdempet-dempetan tanpa harga diri seperti pengemis,” katanya.

Lebih lanjut Mega menilai bahwa program BLT hanyalah program penghambur-hamburan uang pemerintah. “Lebih baik uang untuk BLT dialihkan untuk pembangunan jalan, sumur atau MCK saja,” tegasnya.

Komen gue, : “Bu, sebelum mengkritik orang lain, berkacalah pada diri sendiri. adakah kebijakan ibu saat menjabat yang pro rakyat? apakah dengan divestasi Indosat Ibu telah mendukung rakyat kecil?? belum lagi Ibu menghina rakyat yang antri di pembagian BLT sebagai pengemis. sungguh terlalu, apakah gelang gelang yang bergemerincing di pergelangan tangan ibu turut menyilaukan mata hati ibu dalam berempati??”

2. Anjuran Mecoblos bukan mencontreng

Jakarta: Komisi Pemilihan Umum menyayangkan sikap Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Megawati Sukarnoputri, yang meminta simpatisannya menandai surat suara dengan mencoblos. Padahal selama ini semua partai tunduk pada peraturan KPU yang dibuat berdasarkan kesepakatan antara pemerintah dan DPR. Surat suara ditandai dengan dicentang. “Kita ingin mengubah budaya masyarakat yang sebelumnya coblos, tusuk, menjadi budaya tulis yang lebih melambangkan kecerdasan,” kata anggota KPU Endang Sulastri.

sumber:http://www.liputan6.com/politik/?id=175281

Komen gue: “nih dia biang diktator. maunya seenaknya sendiri. Bu, seorang pemimpin yang baik harus mampu menjadi pengikut yang baik. karena pengikut yang baik mencerminkan ketrampilan memimpin diri sendiri, sebelum menjadi pemimpin yang memimpin banyak orang”

3. Klaim Kesuksesan yang aneh

Mega Klaim Lebih Sukses dari SBY

Denpasar – Megawati mengklaim dirinya lebih sukses menjalankan pemerintahan dibadingkan dengan SBY. Ia pun mengajak rakyat untuk membandingkannya.

“Kalau kalian melihat perbandingan bagaimana pemerintahan saya dengan yang lalu?” pinta Ketum PDIP Megawati pada kampanyenya di lapangan Kayubihi, Bangli, Bali, Minggu (29/3/2009).

“Saya bukan presiden 5 tahun tapi 3 tahun, efektif 2,5 tahun. Rakyat harus melihat pemerintahan sekarang normal 5 tahun. Coba bandingkan dengan keyakinan, dengan cerdas, dimana-mana dibandingkan dengan saya, apakah harga lebih baik pada zaman saya atau sekarang, coba jawab?” kata Megawati.

Pertanyaan Megawati pun dijawab ribuan massa dengan serempak “Dulu (pemerintahan Megawati),” teriak massa.

“Harga sembako di sini murah atau mahal, hayo ibu?,” pancing Megawati. “Mahal,” teriak massa.

“Ini karena jalan pemerintahan tidak seperti saya. Saya tidak ingin sombong tapi itu fakta. Artinya yang saya lakukan konsisten untuk kepentingan rakyat banyak,” kata mantan presiden Megawati.

Komen gue: “Lha bu, jaman soeharto sembako lebih murah lagi. artinya soeharto lebih sukses duong. Bu, baca koran atau nonton berita deh, jangan sinetron mulu yang ditonton. sekarang lagi krisis ekonomi bu. untungnya saat ini utang IMF kita lunas dan tidak berutang lagi, dan ini bukan hasil kerjaan ibu. Bu, gue barharap lebih banyaklah hidup di saat ini dan melihat masa depan, jangan hidup dan melihat masa lalu saja. apakah embel embel soekarnoputri membuat Ibu sulit membuat ibu melihat masa kini??”

4. Penghinaan kepada rakyat

MOJOKERTO, kompas..com — Ketua Umum DPP PDI-P Megawati Soekarnoputri, Selasa (31/3), mempertanyakan cara berpikir pemilih perempuan. Menurut Megawati, cara berpikir itu berkaitan dengan pilihan politik kaum ibu pada pemilu presiden 2004 lalu yang tidak menjadikannya sebagai pemenang.

“Tahun 2004, ibu-ibu terlalu genit. Saya dihantam karena satu-satunya calon presiden perempuan. Ibunya genit tidak mau pilih saya,” katanya saat berkampanye di hadapan ratusan ribu massa di Lapangan Kedungmaling, Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Ia lalu membandingkan keadaan ekonomi setelah dirinya kalah pada saat itu dengan menyebutkan tingkat harga kebutuhan bahan pokok yang melambung. “Ibu-ibu, kasih tahu itu sama yang tidak milih saya, kayak apa ini rasanya (sekarang),” ujarnya.

“Makanya kok jangan bodoh to yo…, sudah dikasih pendidikan politik. Rakyat ini gimana, kebanyakan nonton sinetron,” ujar Megawati sembari menuding dengan telunjuk tangan kanannya. Perkataan Megawati disambut gemuruh tawa massa simpatisan PDI-P yang hadir.

Komen Gue: “Halah halah, sekarang rakyat yang dibego begoin.btw pendidikan politik seperti apa yang ibu beri?bu, jangan sok pinter deh.buktikan ibu lebih baik daripada ibu ibu yang anda bodoh bodohin itu. bisa jadi ada diantara ibu ibu tersebut yang jauh lebih cerdas, cuma sayang ga punya embel embel soekarno putri saja”

Begitulah. Negara ini butuh Negarawan bukan politikus apalagi badut politik.

April 1, 2009 Posted by | Blogroll | 1 Komentar

Ati Ati Kalo Makan

Cerita di bawah ini mohon info kepada semua teman/orang yang anda sayangi, Peristiwa ini terjadi di Menado, ada seorang wanita meninggal mendadak dengan lima panca indera keluar darah, setelah diselidiki ternyata
wanita ini meninggal bukan karena bunuh diri atau dibunuh, melainkan karena ketidaktahuan tentang racun akibat makanan.

Wanita ini ada kebiasaan minum Vit C tiap hari. Ini tidak masalah. Masalahnya, malam itu wanita ini kebanyakan makan udang. Sebenarnya cuma makan udang saja juga tidak masalah, karena orang rumahnya juga banyak makan udang malam itu dan tak ada yang meninggal..

Tetapi, karena udang mengandung Arsenic Pentoxide (As2O5), dan berhubung habis makan udang wanita itu minum Vit C, terjadilah reaksi kimia di dalam perut yang membuat As2O5 berubah menjadi Arsenic Trioxide (As2O3) yang sangat beracun.

Ini mengakibatkan hati, jantung, ginjal, pembuluh darah rusak, usus keluar darah, pembuluh darah melebar hingga wanita itu meninggal mengenaskan dengan kelima panca indera keluar darah.

Jadi hati-hati, habis banyak makan udang jangan minum Vit C pada saat yang bersamaan.

Maret 26, 2009 Posted by | Blogroll | 1 Komentar

Demokrasi Indonesia dan Parliamentary Threshold

barusan baca berita di detik tentang rencana demo partai gurem ke KPU buat nolak adanya parliamentary threshold. dalih yang dipake siih, karena parliamentary threshold mengabaikan demokrasi.

sebagai orang yang ga punya latar belakang ilmu politik, cuman mau komentar aja. mungkin salah, sebab ini hanya pemikiran subjektif.

selayaknya kehidupan, demokrasi pun tumbuh berkembang kemudian mapan, lalu mengalami suatu fase perubahan, tumbuh lagi berkembang lagi, begitulah seterusnya. hal ini pun dialami indonesia. namun saya tidak akan bicara sejarah, saya akan melihat masa kini saja.

dalam perspektif saya, demokrasi indonesia tengah berkembang menuju mapan setelah melalui fase perubahan dari kemapanan sebelumnya. hal ini ditandai dengan kemunculan banyak partai pada pemilu tahun 1999.euforia politik ini merupakan fenomena wajar dimana perubahan iklim politik  mendinamisasi pelaku di dalamnya dan memunculkan pelaku pelaku baru.

kemudian, saya yakin demokrasi indonesia berjalan ke arah yang tepat saat pada pemilu tahun 2004 jumlah parpol menurun. saya merasa, dengan penurunan partai ini, tokoh2 politik mulai tercluster membentuk suatu gerakan masif yang lebih besar daripada terpecah menjadi partai2 yang lebih banyak lagi. hal ini ditunjang pula dengan kebijakan parliamentary threshold yang memaksa parpol harus jeli dalam merancang strategi pemenangan pemilu. tentu koalisi antara beberapa partai kecil ‘harusnya’ mampu menggalang dukungan yang lebih besar lagi.

namun alangkah terkejutnya saya ketika di pemilu 2009 jumlah partai melonjak lagi. bahkan ada beberapa partai yang gagal memenuhi parliamentary threshold bereinkarnasi menjadi partai baru namun tanpa perubahan berarti. celakanya, partai2 ini lantas menganggap parliamentary threshold yang menjegal mereka di pemilu sebelumnya sebagai hal yang harus dilenyapkan karena mengabaikan demokrasi.

ada alur politik yang terpotong disini. visi jangka pendek berbalut kepentingan saya tengarai sebagai akar masalah. petinggi partai gurem menganggap kelangsungan umur mereka di kancah politik nasional dapat dihabisi oleh PT. akibatnya, kepentingan untuk tetap survive mengalahkan kebaikan bagi demokrasi sendiri.

saya berpendapat bahwa PT sangat baik dalam menggiring demokrasi ke arah yang benar. sebab dengan adanya PT, gerakan2 politik di tanah air akan jauh lebih masif sehingga mempercepat kemapanan demokrasi itu sendiri. dengan adanya gerakan yang masif, maka pemerintahan akan semakin kuat karena didukung oleh mesin politik tangguh dan diimbangi oleh oposisi yang kritis dan kuat.

maka dari itu, saya sangat berharap pada calon pemimpin bangsa ini supaya mengedepankan kebaikan bagi bangsa bukan sekedar melanggengkan umur dalam kancah politik. marilah jadi negarawan, bukan sekedar politikus.

Maret 4, 2009 Posted by | Blogroll | 1 Komentar

Partial Discharge Pada Isolasi Cair

Fuiihh…akhirnya ngeblog juga. Udah lama euy ga ngeblog lagi. Lagi berkutat pada penelitian partial discharge buat tugas akhir niyy..

Yupzz. ..tugas akhirku emang ttg partial discharge di isolasi cair. Istilah partial discharge artinya kejadian tembus lokal yang bisa terjadi di isolasi padat dan cair. Khusus untuk isolasi cair sendiri, partial discharge biasanya terjadi akibat adanya cavity (gelembung udara), namun bisa juga terjadi akibat polutan berupa partikel metal maupun objek metal yang lebih besar. Namun pada penelitian saya ini, lebih banyak berinteraksi dengan cavity. Hal ini karena penelitian saya berkutat pada temperatur rendah, yaitu suhu kamar, 40oC, dan 50oC.

Gas/udara yang bisa ditemukan pada minyak bisa dalam 3 bentuk yaitu larutan, emulsi, dan gelembung udara. Pada temperatur rendah, gelembung udara lebih banyak ditemukan. Bila ada bubbles di cairan isolasi, maka gelembung udara ini akan menahan kuat medan yang lebih besar daripada isolasi sendiri. kebayang kan, yang lemah malah nahan lebih besar, tapi yang kuat nahan yang kecil ?. akibatnya, gas pada gelembung udara akan mengalami tembus terlebih dahulu, padahal kondisi isolasinya baik baik saja. Nah, inilah yang disebut partial discharge.

Pada isolasi cair sendiri, bila diuji dengan tegangan AC, ada beberapa karakteristik khusus, misalnya tegangan insepsi positifnya lebih besar daripada nilai absolut tegangan insepsi negatif. Kemudian, muatan yang timbul pada sinyal positif lebih sedikit daripada sinyal negatif namun memiliki amplitude yang lebih besar. Tegangan insepsi itu adalah tegangan saat partial discharge pertama kali muncul.

Akan tetapi, bisa aja walo udah lewat tegangan insepsi, partial discharge ga terjadi. Hal ini karena kemunculan elektron mula yang menginisiasi terjadinya peluahan yang bersifat stokastik.

Nahh berikut ini simulasi partial discharge menggunakan matlab, programnya made by awak sendiri hehehe, narsis ceritanya

11

Kemudian ini data statistiknya, dibikin pake matlab juga

muatan maksimum (pC) = 107

muatan minimum (pC) = -72.7

banyaknya muatan positif= 54

banyaknya muatan positif= 65

rata – rata muatan positif (pC) = 45.7931

rata – rata muatan negatif (pC) = -32.8374

betewe, sori sori niyy hasil penelitian secara detail belom bisa dikasih tau, sebab lagi dalam proses analisis tugas akhir gue.

Februari 27, 2009 Posted by | Blogroll | 3 Komentar

Pemadaman Listrik…(ngomentarin Hatta Rajasa)

ada pernyataan Pak Hatta di detik.com yang menggelitik saya. berikut pernyataannya :

Listrik byar pet, termasuk di Jakarta. Mensesneg Hatta Rajasa menilai pemberitaan krisis listrik ini terlalu dibesarkan . “Jadi ya kita harus pandai-pandai pula memilah jangan sampai merugikan kita semua. Yang maksudnya krisis listrik itu kalau ada yang dirawat engine-nya maka akan terjadi kekurangan. Saya rasa itu berlebihan, bisa menimbulkan ketakutan pada warga,” kata Hatta.

jika krisis listrik hanya sebatas maintenance engine, saya pikir itu menutupi gambar besar fakta yang sebenernya. pertama, fakta bahwa hanya dengan maintenance engine saja mampu memunculkan pemadaman listrik menunjukkan bahwa daya reserve yang mendukung keandalan sistem begitu kurang. kedua, masalah pemadaman bergilir telah terjadi sejak lama dan menunjukkan bahwa pertumbuhan beban listrik tidak diimbangi oleh pencukupan kapasitas pembangkitan oleh pemerintah.

pak, jangan jadikan kami sebagai nation of sheep, bangsa kambing. jangan jadikan kami seperti kambing congek yang tuli dan pikun pada masalah bangsa. jangan beri kami pemilah milahan informasi yang selektif yang mencegah kami mengetahui kondisi bangsa saat ini. saya merasa bahwa kata “kita semua” yang bapak pergunakan lebih mengacu pada kepentingan pemerintah, bukan rakyat. kami butuh disadarkan tentang kondisi bangsa ini, dan satukanlah kekuatan kesadaran rakyat ini menjadi kekuatan masif perubahan.

Juli 15, 2008 Posted by | Blogroll | 1 Komentar

Itachi..

ga tau nih..semua yang gw alamin akhir akhir ni bikin gw pengen nulis tentang uchiha itachi, salah satu tokoh di film naruto. ada kata kata yang dia ucapin di manga naruto yang gw ngerasa kok cocok ama apa yang gw alamin.

kata kata dia yang bener bener ngena di gw tu kayak gini

people live their lives bound by what they accept as correct and true. that’s how they define “reality”.  but what does it mean to be  “correct” and “true” ? merely vague concept..their “reality” may be a mirage. can we consider them to simply by living in their own world shaped by their beliefs ?

seringkali kita dihadapkan pada fakta tentang apa yang menimpa pada hidup kita. dan seringkali pula saat kejadian itu menimpa kita, kita dituntut mengambil tindakan apa yang menurut kita tepat dan -mungkin dimata orang lain-benar. kemudian, pada akhirnya kebenaran dan ketepatan itu kembali berpulang pada diri pribadi masing masing, pada belief yang dimiliki sang diri. apa jadinya bila kemudian terjadi benturan pada konsep tru dan correct, benar dan tepat, dalam mengambil tindakan tersebut ?

pun juga itachi.

benturan true dan correct saat ini menggelayuti benak saya terkait dengan keputusan keputusan yang saya ambil. seringkali saya merasa bahwa saya mengambil keputusan -yang saya pikir- tepat, namun di mata orang lain tidak benar. walaupun saya tau bahwa keputusan ini tidak benar, namun menilik kondisi yang saya alami, saya merasa keputusan saya ini tepat.

saya merasa bahwa tepat itu berdasarkan pertimbangan diri sedangkan benar berdasarkan pandangan luar terhadap hal yang kita putuskan. pada akhirnya, setiap orang memang berkeinginan bahwa keduanya tidak berbenturan. bila memang keduanya berbenturan, belief orang itulah yang akan menentukan.

Juli 9, 2008 Posted by | Blogroll | 2 Komentar

Halal Fair Yang Aneh….

jumat 4 Juli 2008..huff somehow gw pengen banget makan pempek. berhubung hajat ini sudah tidak tertahankan lagi, ya udah deh nekat walaupun puanas bangget cuaca bandung saat itu. setibanya di tempat jualan pempek di daerah dipati ukur gitu, langsung dah mesen 5 buah pempek dan dilahap sampe abis bis bis plus minum 2 botol teh botol (gentong juga perut gw..)

nah ceritanye pas abis makan pempek tuh, keingetan kalo di braga lagi ada pameran pernikahan tradisional gitu deeh. berhubung perut udah kenyang dan pengen ngeliat tu pameran, ya sudah memutuskan untuk meluncur menuju braga. akan tetapi, alangkah pelupanya diriku, mau ke arah braga kok make angkot Riung – Dago. akhirnya gw larut dalam kelupaan di dalam angkot Riung Dago.

nah pas tu angkot ngelewatin lapangan gasibu, olala ternyata ada pameran. dari jauh udah mentereng, pameran tu judulnya HALAL FAIR. perlahan tapi pasti, angkot pun mendekat menuju tepi lapangan gasibu dan ketika melintas di sisi lapangan diperempatan gedung TELKOM alangkah terkejutnya gw bahwa diantara umbul umbul sponsor acara ternyata salah satunya adalah produk ROKOK.

weleh weleh, suableng iki pameran, judule HALAL FAIR, lha sponsore ROKOK ? priben jeh!!

secara tidak langsung hal ini tentu saja akan menggiring paradigma masyarakat bahwa rokok tuh halal. wuaduh muakin runyam masalah. padahal berdasarkan fatwa MUI juga yang bisa diliat di sini atau kalo di situs eramuslim bisa diliat di sono pan udah jelas kalo misalnya ROKOK itu haram.

gampangnya sih, merokok kan lebih besar mudharatnya daripada ga merokok, ngapain masih ngerokok ? jangan bilang buat nambah devisa negara deh, dalihnya rokok itu lapangan kerja padat karya yang selain ngurangi pengangguran bisa nambah devisa negara dari cukainya juga. alasan itu BASI. kalo ngomong tentang padat karya, lha pelacuran juga padat karya judi juga padat karya. keduanya bisa nambah devisa lagi. so, maribung rebut kembali eh setop merokok. untuk kesehatan diri yang lebih baik…

MEROKOK DAPAT MENYEBABKAN SERANGAN JANTUNG, IMPOTENSI DAN GANGUGAN KEHAMILAN DAN JANIN.

Juli 4, 2008 Posted by | Blogroll | 4 Komentar

Pola Pikir Capres kok….

Abis baca di web nih tentang pola pikirnya Ibu Mega. terlepas dipelintir ato tidaknya, tapi secara garis besar pendapat beliau adalah bahwasanya menjadi pemimpin itu tidak harus memiliki pendidikan tinggi..toh Rasulullah saja tidak berpendidikan tinggi..

tziiinnggg…mikir saya. kok nampak ada missing link dalam pola pikir Ibunda Mega ini ?sebenarnya sederhana saja sih..emangnya di arab pas zaman segono ada universitas semacam Harvard ato MIT ?minimal UI ato ITB ato universitas laen lah ?

disinilah kegagalan seorang pemimpin dalam mengolah pola pikirnya dalam memandang masa lalu dan masa kini ato bahkan masa depan. mega kok serasa hidup di jaman suku suku, tapi dengan infrastruktur masa kini ?aneh mungkin kedengerannya.

mega gagal menangkap esensi pendidikan itu sendiri. apa sih makna dari pendidikan tinggi ? dari pemaknaan ini saja mega sudah gagal. mega hanya menilai pendidikan tinggi sebatas gelar S1, S2 ato S3 segala rupa. terbatas disana. hingga kemudian menilai Rasulullah tidak berpendidikan tinggi karena tidak bergelar strata.  yah barangkali mega ga tau kalo pas kecilnya Rasulullah udah ikutan rapat rapat orang besar di sukunya, diajak kakeknya Abdul Muthallib dengan alasan supaya RAsulullah menjadi orang yang bijaksana. kemudian RAsulullah sendiri dididik dari sumber pendidikan Maha Tinggi yaitu Allah SWT, LANGSUNG!!!, so apakah Mega mau bilang kalo RAsulullah tidak berpendidikan tinggi ?

apakah pendidikan tinggi dilihat dari dia punya gelar ato tidak ?

harusnya Mega melihat tentang revolusi apa saja yang telah dibuat oleh RAsulullah..itu kongkret. mana mungkin seseorang dengan pendidikan rendah mampu memvisikan sebuah perubahan besar dalam bidang sosial kemasyarakatan yang meliputi bidang yang amat kompleks termasuk ilmu pengetahuan, sosial kemasyarakatan, politik, ekonomi, dll ke arah yang gemilang. berapa banyak gelar tuh yang harusnya Rasulullah dapet ? Insinyur, Sarjana ekonomi, sarjana politik, sarjana hukum, dll..tapi semuanya terangkum dalam satu gelar saja. Arsitek Peradaban.

so Bu Mega, mungkin harus lebih sering berkontemplasi saja..jangan keburu make emosi dalam mengeluarkan statemennya sebab kualitas kepemimpinan anda salah satunya ditentukan dari apa yang anda katakan.

yah bagi saya sendiri, setidaknya pilihan saya untuk memilih presiden bertambah sedikit opsinya…

Maret 20, 2008 Posted by | Blogroll | 4 Komentar

Permainan Royal Game, Studi Banding dan Studi Literatur

baru – baru ini heboh tentang polemik pembukaan tempat “adu ketangkasan” yang namanya royal game. barangkali masih banyak orang yang bingung seperti apa sih yang namanya royal game itu ? gambarnya ada di atas. sekilas semacam ama permainan triple fruit dan sejenisnya. kalau permainan triple fruit sendiri, apabila keluar gambar yang sama bakal dapet jackpot. bila royal game adalah sejenis ini, maka kurang lebih seperti itulah permainannya.

studi banding pertama adalah studi banding lokasi. ada satu buah kota yang kuat nuansa keagamaannya, namanya Maastricht, lokasinya di belanda. di kota ini, permainan ini dilarang masuk sebab oleh pemerintah belanda diklasifikasikan sebagai judai dan dipajaki sebagai judi. nah, masyarakat Maastricht yang merupakan pemeluk kristen taat menolak dan menyatakan itu judi, hal tersebut didukung oleh Partai Kristen Demokrat dan Partai Sosialis.

Studi pembanding yang kedua adalah dalam segi konten permainan. kalo melihat permainan triple fruit, maka esensi untung – untungannya itu kental banget. nah, dari analogi ini, maka bisa jadi royal game pun demikian (belom pernah maen royal game, jadi analoginya dengan permainan triple fruit yang pernah saya lihat di film- film). berdasarkan buku Halal dan Haram karya Dr. Yusuf Qardawi, di halaman 345 tentang permainan dadu dan catur, kutipannya :

Karena itu, para ulama mengatakan. “yang menjadi ciri dadu adalah untung – untungan (spekulasi), sehingga sama dengan azlam. sedang ciri – ciri catur adalah kecerdasan dan latihan, sehingga sama dengan lomba panahan”.

Azlam disebut juga qadah, yaitu semacam anak panah yang biasa dipakai oleh orang-orang Arab jahiliah, sebanyak tiga buah:

Pertama, tertulis: aku diperintah Tuhan.
Kedua, tertulis: aku dilarang Tuhan.
Ketiga, kosong.

Kalau mereka bermaksud akan bepergian atau kawin dan sebagainya mereka pergi ke tempat berhala yang di situ ada azlam, kemudian mereka mencari untuk mengetahui apa yang akan diberikan kepada mereka itu dalam hal bepergian, peperangan dan sebagainya dengan jalan mengundi tiga batang anak panah tersebut. Kalau yang keluar itu anak panah yang tertulis aku diperintah Tuhan, maka dia laksanakan kehendaknya itu. Dan jika yang keluar itu anak panah yang tertulis aku dilarang Tuhan, maka mereka bekukan rencananya itu. Tetapi kalau yang keluar anak panah yang kosong, maka mereka ulangi beberapa kali, sehingga keluarlah anak panah yang memerintah atau yang melarang.

maka, dari keterangan tersebut, bisa ditarik kesimpulan bahwa segala permainan yang konen permainannya lebih dominan untung untungan (spekulasi) sama dengan azlam. sedangkan azlam sendiri adalah batil.

demikian..wallahualam

Desember 28, 2007 Posted by | Blogroll | Tinggalkan komentar