Artikulasi Hati dan Otak

Mega Bikin Cape Deeeh

huff, akhirnya jebol juga batas capek gue liat sepak terjang ibu ibu yang satu ini. bukannya berusaha mem-blackmail atau black campaign, tapi sebagai rakyat saya merasa tidak ada pembelajaran yang didapat dari tokoh politik ini. lagian saya pun non-partisan sehingga ga ada tendensi apapun untuk melakukan black campaign.

nih berikut ni berita berita ttg megawati yang bikin gue pengen ketawa sekaligus gregetan ama sepak terjang nih orang.

1. Tentang BLT

Jember – Bantuan Langsung Tunai (BLT) merendahkan harga diri bangsa. Pernyataan itu disampaikan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dalam pidato kampanye terbuka di lapangan Mangli Kecamatan Kaliwates, Jember, Jumat (20/3/09). Kritikan itu disampaikan di hadapan ribuan simpatisan dan kader PDIP.

Menurut Mega, BLT merupakan pendidikan moral yang buruk bagi masyarakat dan masa depan bangsa Indonesia. “Apa arti BLT hanya untuk uang senilai Rp 200.000 saja berdempet-dempetan tanpa harga diri seperti pengemis,” katanya.

Lebih lanjut Mega menilai bahwa program BLT hanyalah program penghambur-hamburan uang pemerintah. “Lebih baik uang untuk BLT dialihkan untuk pembangunan jalan, sumur atau MCK saja,” tegasnya.

Komen gue, : “Bu, sebelum mengkritik orang lain, berkacalah pada diri sendiri. adakah kebijakan ibu saat menjabat yang pro rakyat? apakah dengan divestasi Indosat Ibu telah mendukung rakyat kecil?? belum lagi Ibu menghina rakyat yang antri di pembagian BLT sebagai pengemis. sungguh terlalu, apakah gelang gelang yang bergemerincing di pergelangan tangan ibu turut menyilaukan mata hati ibu dalam berempati??”

2. Anjuran Mecoblos bukan mencontreng

Jakarta: Komisi Pemilihan Umum menyayangkan sikap Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Megawati Sukarnoputri, yang meminta simpatisannya menandai surat suara dengan mencoblos. Padahal selama ini semua partai tunduk pada peraturan KPU yang dibuat berdasarkan kesepakatan antara pemerintah dan DPR. Surat suara ditandai dengan dicentang. “Kita ingin mengubah budaya masyarakat yang sebelumnya coblos, tusuk, menjadi budaya tulis yang lebih melambangkan kecerdasan,” kata anggota KPU Endang Sulastri.

sumber:http://www.liputan6.com/politik/?id=175281

Komen gue: “nih dia biang diktator. maunya seenaknya sendiri. Bu, seorang pemimpin yang baik harus mampu menjadi pengikut yang baik. karena pengikut yang baik mencerminkan ketrampilan memimpin diri sendiri, sebelum menjadi pemimpin yang memimpin banyak orang”

3. Klaim Kesuksesan yang aneh

Mega Klaim Lebih Sukses dari SBY

Denpasar – Megawati mengklaim dirinya lebih sukses menjalankan pemerintahan dibadingkan dengan SBY. Ia pun mengajak rakyat untuk membandingkannya.

“Kalau kalian melihat perbandingan bagaimana pemerintahan saya dengan yang lalu?” pinta Ketum PDIP Megawati pada kampanyenya di lapangan Kayubihi, Bangli, Bali, Minggu (29/3/2009).

“Saya bukan presiden 5 tahun tapi 3 tahun, efektif 2,5 tahun. Rakyat harus melihat pemerintahan sekarang normal 5 tahun. Coba bandingkan dengan keyakinan, dengan cerdas, dimana-mana dibandingkan dengan saya, apakah harga lebih baik pada zaman saya atau sekarang, coba jawab?” kata Megawati.

Pertanyaan Megawati pun dijawab ribuan massa dengan serempak “Dulu (pemerintahan Megawati),” teriak massa.

“Harga sembako di sini murah atau mahal, hayo ibu?,” pancing Megawati. “Mahal,” teriak massa.

“Ini karena jalan pemerintahan tidak seperti saya. Saya tidak ingin sombong tapi itu fakta. Artinya yang saya lakukan konsisten untuk kepentingan rakyat banyak,” kata mantan presiden Megawati.

Komen gue: “Lha bu, jaman soeharto sembako lebih murah lagi. artinya soeharto lebih sukses duong. Bu, baca koran atau nonton berita deh, jangan sinetron mulu yang ditonton. sekarang lagi krisis ekonomi bu. untungnya saat ini utang IMF kita lunas dan tidak berutang lagi, dan ini bukan hasil kerjaan ibu. Bu, gue barharap lebih banyaklah hidup di saat ini dan melihat masa depan, jangan hidup dan melihat masa lalu saja. apakah embel embel soekarnoputri membuat Ibu sulit membuat ibu melihat masa kini??”

4. Penghinaan kepada rakyat

MOJOKERTO, kompas..com — Ketua Umum DPP PDI-P Megawati Soekarnoputri, Selasa (31/3), mempertanyakan cara berpikir pemilih perempuan. Menurut Megawati, cara berpikir itu berkaitan dengan pilihan politik kaum ibu pada pemilu presiden 2004 lalu yang tidak menjadikannya sebagai pemenang.

“Tahun 2004, ibu-ibu terlalu genit. Saya dihantam karena satu-satunya calon presiden perempuan. Ibunya genit tidak mau pilih saya,” katanya saat berkampanye di hadapan ratusan ribu massa di Lapangan Kedungmaling, Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Ia lalu membandingkan keadaan ekonomi setelah dirinya kalah pada saat itu dengan menyebutkan tingkat harga kebutuhan bahan pokok yang melambung. “Ibu-ibu, kasih tahu itu sama yang tidak milih saya, kayak apa ini rasanya (sekarang),” ujarnya.

“Makanya kok jangan bodoh to yo…, sudah dikasih pendidikan politik. Rakyat ini gimana, kebanyakan nonton sinetron,” ujar Megawati sembari menuding dengan telunjuk tangan kanannya. Perkataan Megawati disambut gemuruh tawa massa simpatisan PDI-P yang hadir.

Komen Gue: “Halah halah, sekarang rakyat yang dibego begoin.btw pendidikan politik seperti apa yang ibu beri?bu, jangan sok pinter deh.buktikan ibu lebih baik daripada ibu ibu yang anda bodoh bodohin itu. bisa jadi ada diantara ibu ibu tersebut yang jauh lebih cerdas, cuma sayang ga punya embel embel soekarno putri saja”

Begitulah. Negara ini butuh Negarawan bukan politikus apalagi badut politik.

April 1, 2009 - Posted by | Blogroll

1 Komentar »

  1. asw.

    wow, a nice blog.

    I like this.

    salam kenal dan
    selamat berkrya lewat tulisan.

    Komentar oleh muslimfisika ITB | September 6, 2009 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: