Artikulasi Hati dan Otak

Keluh Kesah Layang Layang

Ah..aku benci diam

belaian angin benar benar memabukkanku

lepaskan segera aku dari cengkeramanmu!

biarkan aku menari bersama angin

biarkan hembusannya membelai mesra kulit kertasku..

toh, kamu bisa memegang otot benangku kan?

Ah..mengapa kau masih mencengkeramku ?

biarkan aku pergi dengan angin kencang ini !

kurela cinta ini menerbangkan kemanapun

ah..aku benci semua ini

kemanakah kau kan menculikku dari angin kekasihku ?

betapa malangnya aku

tak kurasakan lagi gelora cinta sang angin padaku..

(diluar, hujan turun dengan lebatnya disertai angin ribut. sang anak bersyukur ia sampai dirumah sebelum hujan turun sehingga layang layangnya tidak basah dan rusak)

Juli 17, 2008 - Posted by | kontemplasi, Poem, sang pujangga

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: