Artikulasi Hati dan Otak

Penjelasan AA gym tentang poligaminya sebenernya …

Penjelasan AA gym tentang poligaminya

sebenernya ini udah ada di internet, search aja di google pasti ketemu, saya ikut – ikutan nampilin doang, siapa tau ada yang belom dapet. buat AA, Insya Allah bila niat lurus, akan diberkahi oleh Allah, semoga kebenaran yang AA sampaikan mampu membuka jalan bagi kelembutanhati orang – orang yang tadinya berhati keras terhadap AA. berikut ini cuplikan penjelasan AA tentang pernikahan keduanya

Alhamdulillah, rekan-rekan sekalian. Inilah saat yang ditunggu-tunggu oleh kita semua. Saya akan menyampaikan, sesuatu yang sangat sangat penting, dan…hal yang dianggap akan menjadi hal yang strategis untuk siapapun yang menginginkan perubahan.

Saya mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh civitas santri daarut tauhiid, andaikata keputusan yang aa ambil ini membuat banyak ketidaknyamanan. Pertama, ketidaknyamanan perasaan karena informasi yang kurang jelas. Yang kedua, ketidaknyamanan…karena mungkin bertentangan dengan sebagian keyakinan. Yang ketiga, karena akan ada dampak bagi Daarut Tauhiid, MQ maupun Kopontren.

Keputusan berpoligami ini bukan hal yang ringan, saya sadar sepenuhnya akan dampak (baik dan buruknya). 5 tahun dibahas, prolognya sudah sering dibacakan, apa gerangan alasannya, mengapa mengambil resiko yang sangat besar seperti ini?
Pertama, kita lihat bahwa…kata poligami bagi sebagian masyarakat indonesia masih dianggap sesuatu perilaku yang buruk. Tidak heran bila ibu-ibu memberi nasihat…”Jangan berpoligami…!”

Apalagi dengan adanya kejadian ini, sms yang… -sebagian sms yang saya lihat-…ibu-ibu yang begitu marahnya, sampai mau meludahi, memukul kalau bertemu AA, buku-buku disobek, potret tidak mau dilihat. Ini adalah bukan hal yang membuat kita emosi, tapi ini peta(?tidak terdengar jelas), betapa belum semua orang bisa siap mendengar kata poligami.

Ini menjadi pikiran…shalat jalan, shaum jalan, haji, umrah…tapi ketika mendengar kata poligami…tersengat. Menjadi marah, menjadi…ghibah, seakan ada hukum Allah yang salah. Saya mengerti…bahwa wanita begitu berat mendengar kata ini, dan ini manusiawi. Tetapi…manjadi tidak yakin kepada kebenaran, khususnya yang satu ini, menjadi memaki, memusuhi…ini yang harus kita bantu perbaiki.

Kita lihat juga, pada saat yang sama, pergaulan bebas, perzinahan, ttm…menjadi…sepertinya bukan sebuah perilaku buruk, masyarakat makin permissive terhadap hal ini. Saya sebetulnya menunggu akan ada tokoh yang berani mengubah paradigma ini, seperti zaman jilbab dulu.

Saudaraku sekalian, sesudah istikharah hampir satu tahun, maka…walaupun mungkin ada banyak kekurangan dan kesalahan di dalam pengambilan keputusan ini, saya memilih untuk melakukannya. Mengapa baru diumumkan sekarang? seperti halnya sepak bola, karena ini membutuhkan tim yang tangguh, saya harus menanti saat tim saya kuat…Teh Ninih, Anak-anak, Orang Tua. Besar harapan, Allah membuka waktunya, dan Alhamdulillah, pertolongan Allah…kemarin diberi kesempatan dibuka waktunya.

Satu…hikmahnya, bagi saya pribadi, ini saat yang paling tepat untuk menguji apakah selama ini saya menikmati pujian, penghargaan, popularitas, penghormatan, atau saya berjuang karena ingin sesuatu yang saya yakini benar. Alhamdulillah, dengan adanya situasi ini, betapa banyak perhatian dalam aneka bentuk, caci maki, kutukan, ancaman…dan saya sependapat seperti yang dikatakan pak Miftah Faridl, kita harus ikhlas menerima caci maki ini, andai kata kita benar-benar mau komit. Alhamdulillah…

Hikmah yang kedua, inilah kesempatan bagi masyarakat. Saya ingin tahu, dakwah saya selama ini mengajak orang komit kepada hukum Allah, aturan Allah, atau baru komit kepada suka Abdullah Gymnastiar. Kalau dia komit kepada hukum, berarti tidak ada masalah. Ini hal yang halal, ini hal yang dibolehkan, bukan dianjurkan…ini hal yang, juga Rasulullah tidak melarang, sahabat juga melakukan. Ini hal yang, aturan negara juga memberikan peluang. Ini bukan kejahatan, ini bukan zina, ini bukan selingkuh…INI HALAL!! Sesuatu yang halal, sesuatu yang boleh, tetapi mengapa sebagian orang sampai seperti itu kata-katanya? Berarti…saya dakwah belum berhasil membuat orang lebih yakin kepada kebenaran dari Allah, baru sampai kepada figur AA Gym. Ini baik hadirin, untuk menguji sampai sejauh mana efek dakwah.

Bagi saya pribadi, ini cobaan yang luar biasa mantapnya. Ternyata, poligami tidak semudah diucap. Setiap hari teruji sekali, bagaimana 2 istri ini dari sudut yang berbeda? belum lagi anak-anak, belum lagi masyarakat…menguras…AA pemula belum pernah berpoligami sebelumnya. Guru-guru saya juga jarang yang berpoligami terbuka. Ada yang nasihat diam-diam, ada yang memberi nasehat bagus…belum juga. Jadi, untuk terbuka secara nasional, belum ada gurunya. Dan ini tidak mudah, hadirin. Kalau ada gurunya mungkin lebih mudah.

Tetapi, saya yakin, saya bukan melakukan kejahatan. Saya tidak melakukan kemaksiatan, ini legal, ini halal…Bismillah. Hikmahnya, jadi lebih sungguh-sungguh bergantung kepada ALlah. Kepada siapa lagi, selain kepada ALLAH? Maha suci ALlah, mudah2an besok lusa akan nampak karunia ALlah lainnya bagaimana kita sudah serius menggantungkan kepada Allah.

Hikmah untuk istri saya. Ada yang bertanya…”AA Gym kurang apa teh Ninih? Teh Ninih baik, pandai, sholehah, cantik.” Sulit saya mengemukakan…ini adalah tanda cinta saya kepada istri saya. Saya tahu istri saya sangat baik, dan saya ingin istri saya menjadi lebih baik. Saya rindu melihat teh Ninih menjadi bidadari di sorga kelak…dan saya tahu…saya adalah salah satu penghalang yang membuat teteh bisa mencintai Allah sepenuh hati. Siapa suami yang tidak rindu istrinya menjadi pecinta Allah? Saya pasti mati…Apa yang bisa dilakukan oleh seorang suami yang cinta ke istrinya, kecuali ingin menjadi pecinta Allah yang dapat menjamin dirinya. Tapi, saya susah menjelaskan ini kepada umum. Saya tahu istri saya akan sakit. Tetapi seperti yang disuntik vitamin, mungkin sakit sebentar, besok lusa dia akan lebih kuat. Kalau saya nanti mati, mudah2an inilah warisan terbaik sebagai tanda cinta saya kepada istri saya…Saya percaya betul teteh akan kuat. Ayahnya ulama, nenek-kakeknya ulama, adik-kakaknya orang-orang yang terjaga, dia didoakan banyak orang. Saya tahu bagaimana teteh bangun malam. Saya ingin teteh hanya mencintai Allah daripada mencintai saya (AA Gym berbicara sambil menangis). Ini benar hadirin…(pada bagian ini, terdapat jeda beberapa detik, karena AA Gym dipeluk oleh seorang koleganya, dan terdengar juga suara tangisan AA Gym. Sebetulnya, di bagian ini, jika mendengarkan rekamannya lebih mengharukan daripada sekedar tulisan di sini. Karena emosinya lebih terdengar, dan pada beberapa bagian kalimat, AA Gym berbicara sambil menangis).

Susah saya mengungkapan dengan bahasa umum…

Mudah2an besok lusa, cita-cita saya, teteh selama di bumi ini menjadi ulama wanita, yang benar2 sesuai perkataan dan perbuatannya. Saya lihat umat terlalu banyak berkiblat kepada saya, ini tidak sehat. Jarang ada ulama wanita yang begitu penuh(?). Saya harus menggeser cinta para muslimah, mungkin lebih tepat kepada figur seorang ulama wanita. Saya siap menerima caci maki, saya siap dihina orang, saya siap dijauhi orang…mudah2an Allah menerima ini sebagai tanda cinta saya kepada teh Ninih, cinta saya kepada ummat, untuk mendapat figur yang lebih tepat. Wallahualam, Allah lah yang Maha Tahu. Hanya waktu yang akan memberikan bukti ini.

Mengapa saya berbuat kejam kepada anak2 saya? Bukan kejam. Siapa yang lebih mencintai anaknya selain orangtuanya sendiri? Apakah cinta dengan dibiarkan dia tidak mengenal kebenaran? Apakah cinta dibiarkan dengan segala sesuatu yang enak? Saya ingin anak saya tidak (pernah/terlalu?) mengatakan sesuatu yang salah tentang hukum Allah. Dia harus mengatakan bahwa ini adalah hukum Allah. Nggak boleh dicacati hati ini terhadap kebenaran dari Allah. Tidak mungkin Allah membolehkan sesuatu yang akan mencelakakan manusia. Tidak mungkin Allah memberikan aturan yang akan mencelakakan dan membinasakan, Allah yang paling tahu tentang manusia.

Saya tahu luka hati Gaida, Ghazi dan beraat sekali bagi saya. Tapi, saya percaya sepenuhnya saya tidak berbuat jahat. Ini adalah kebenaran yang tidak umum dilakukan. Alhamdulillah. Dan saya ingin anak-anak saya kuat, terlatih menghadapi yang sulit. Selama ini enak, dipuji, dihargai. Mereka akan menghadapi teman-temannya, lingkungannya. Saya ingin mereka kuat menjadi anak-anak yang kuat, dan mereka harus belajar berbagi kebahagiaan dengan yang lain.

Alhamdulillah. Tadi pagi sebelum anak-anak pergi ke sekolah…katakan Anakku untuk bapakmu…”harus kuat pak, harus kuat..”. Anak-anak memberikan dukungan luar biasa. Saya dapat sms dari gurunya…”Anak-anak AA kuat dan tegar, di sekolah biasa, walaupun saya tahu biasanya yang lain terpuruk”.

Saya percaya pertolongan Allah, bahwa Allah tidak akan menyia-nyiakan. Untuk daarut tauhiid, inilah saatnya, saudara lebih banyak bergantung kepada Allah daripada kepada Abdullah Gymnastiar. Mungkin akan ada penurunan jumlah jama’ah yang datang, pelatihan, pembeli…kalau saudara bergantung kepada Abdullah Gymnastiar, inilah saatnya saudara kecewa. Yang membagi rezeki bukanlah saya, Allah yang maha kuasa. Kita sudah sering mengatakan,”suatu saat jangan bergantung kepada AA”. Inilah saatnya. Yang daftar ke MQ Travel ada yang membatalkan, TIDAK APA-APA, BAGUS!! MEREKA HARUS LURUS NIATNYA!! Bukan karena AA Gym, HARUS KARENA ALLAH!!. Tamu ada yang membatalkan datang ke sini..ITU BAGUS!! Mereka tidak boleh datang karena manusia, mereka harus datang karena mau mencari ilmu, mencari kebenaran. Saya tidak melihat kerugian dengan berkurangnya orang datang, berkurangnya transaksi jual beli, disanalah keberuntungan dari ALlah, agar kita bener-bener tauhiid nya lurus.

Bagi kaum muslimah, yang takut suaminya menikah lagi, yang tiba-tiba menjadi benci kepada teh Rini… Teh Rini hanyalah seorang makhluk yang ditakdirkan oleh Allah menjadi bagian dari terjadinya ketentuan ini. Insya Allah, suatu saat mudah2an teh Ninih bisa menjelaskan apa hikmahnya. Apakah saudara benci kepada sesama wanita sendiri, dengki sehingga seperti yang dikatakan pak Miftah Faridl, berbuat sadis…orang yang berghibah itu orang yang dianggap sadis, karena seperti memakan daging bangkai saudaranya sendiri. Ini ujian keimanan bagi AKhwat. Bagi lelaki, ikhwan di daarut tauhiid, ini juga ujian keimanan, apakah serta merta ingin melakukan hal yang sama, padahal tidak tahu ilmunya?

Bagi ummat, ini adalah saatnya, mengetes apakah yang dicari selama ini hanya sesuatu yang enak, sesuai dengan seleranya, atau yang dicari yang benar menurut ALlah SWT. Mengapa begitu marah kepada saya? Karena tidak sesuai dengan harapannya. Harusnya, ummat menginginkan saya sesuai dengan harapan Allah, bukan harapannya. Alhamdulillah, akan ada saatnya sebagian orang tidak mau mendengar,menjauh, marah…tetapi saya percaya setiap hati itu adalah dalam genggaman Allah. Saat ini benci, belum tentu besok akan benci. Saat ini mencaci, belum tentu besok akan mencaci. Mengapa? Karena yang menanamkan cinta bukanlah rekayasa kita, yang menanamkan cinta hanyalah Allah SWT. Insya Allah, bagi saya tidak ada masalah, dihina, dicaci, dikutuk, diancam…ini adalah bagian yang belum pernah saya jalani selama ini.

Saudaraku sekalian, ini akan berproses beberapa waktu. Kalau saudara mengharapkan pertolongan ALlah dan ikhlas, semuanya menjadi mudah. Kalau saudara mencintai dunia, mencintai pujian, penghargaan, bergantung kepada makhluk…inilah saat yang terberat yang saudara jalani. Barang siapa yang Allah baginya, Hasbiyallah wa ni’mal wakil, ni’mal maula wa ni’mal nassir.

Saudaraku sekalian, mudah2an kedepan dengan ijin ALlah akan terbukti, bentuk cinta seorang suami kepada keluarganya, kepada ummatnya, Insya ALlah. Saya harus kuat menjaga keikhlasan ini, saudarapun teruji kesetiaan, cinta kepada AA. Saya tidak berharap agar rekan2 mencintai, membela saya…Jangankan kepada rekan2, kepada teh Ninih saja…”Mamah, AA tidak menuntut mamah melakukan apapun untuk keputusan yang AA ambil ini”. Karena tidak bisa diungkapkan sekarang hikmahnya. Mudah2an rekan2 memaklumi, memaafkan, dan siap. Inilah babak baru dalam kehidupan saya, mungkin satu-dua tahun ini akan latihan mengembangkan kemampuan. Sebagai penggantinya, mudah2an ibu2 akan…tempat saya digunakan oleh teh Ninih. Mudah2an akan ada figur ulama lain yang bisa mengisi kekosongan ini, pada saatnya mudah2an AA Gym yang tampil lebih layak disebut ulama daripada sekarang ini yang hanya baru belajar berdakwah biasa. Saya membutuhkan situasi dimana teruji keikhlasan, teruji kegigihan, konsisten dalam kebenaran, apakah karena ALlah ataukah karena mencari kedudukan kepada manusia.


Januari 21, 2007 Posted by | Blogroll | 1 Komentar

Hujan nih..nulis deh… hujan euy..udah pengen ba…

Hujan nih..nulis deh…

hujan euy..udah pengen balik, jadinya ga bisa deh, akhirnya melampiaskan pada blog..
mama…….I miss u much, I know I never say Love to u, but U know my heart tell u how big Love cake for u.
bentar lagi aku pulang…tanggal 25 – 28 januari. akhirnya bisa juga tidur di pangkuanmu lagi..kepalaku ingin kembali di belai olehmu…anakmu telah besar…namun belum dewasa sepenuhnya.

masih kuingat saat aku mengutarakan keinginanku menggenapkan setengah dien ku, tapi ku tahu engkau menginginkanku lulus terlebih dahulu dari kampus perjuangan. masih kuingat saat kau bercerita tentang kegetiranmu..aku ingin berkata “ceritalah sepuasnya mah, sampai kapanpun aku akan mendengarkannya”. aku tahu sebagai wanita, engkau lebih butuh didengarkan daripada diberi pendapat.

yah…masih teringat pula sorot matamu saat mengantarku kembali ke bandung, dan itulah salah satu kekuatanku untuk jadi lebih baik..

bagaimanapun kau tak pernah bisa terganti…

Januari 21, 2007 Posted by | Blogroll | Tinggalkan komentar

Perubahan…. kenapa nama blog ini berubah dari a…

Perubahan….

kenapa nama blog ini berubah dari achiever jadi an ordinary man ?
sebuah kontemplasi menyadarkan saya bahwasanya menjadi sosok manusia yang apa adanya akan jauh lebih baik bagi saya. bukan berarti pragmatis, namun entah kenapa ini menjadibuaj\h betapa realisnya diriku. seorang manusia biasa, terdengar sederhana dan sederhana itulah yang mengantarkan pada kebahagiaan, begitulah palgunadi setyaman berkata dalam bukunya daun berserakan.
ya..serakan mimpi saat ini tengah coba ku kumpulkan kembali, memilih dan memilah akan seperti apa hidupku. saat sma sempet terpikir bahwa aku diciptakan untuk ilmu pengetahuan, pas masuk perguruan tinggi jadi lebih pragmatis, kerja , punya istri cakep, kaya raya, anak 5, dan sebagainya. tahun pertama ada yang berubah, benih benih idealisme mulai tertanam seiring pergaulanku..buku – buku yang mulai kubaca..dan banyak lagi
ada kekecewaan, ada kebahagiaan di tahun pertamaku. kehilangan seseorang yang kuanggap sahabat terdekatku, my soulmate, begitulah aku sering berpikir tentangnya. semakin memudar kemudian hal itu, aku tahu aku overestimate terhadap apa yang tengah aku jalani, dan aku menghapusnya untuk sebuah idealisme, sebuah keyakinan, no matter what they say, whatI believe it’s true…
sosok ambisiusku belum berubah, dan tidak ingin ku ubah. achiever menjadi jargon pribadiku, dan waktu menggiringku pada sebuah pemahaman, aku adalah manusia biasa, an ordinary man. namun aku ingin melakukan hal – hal yang luar biasa. suatu saat……

Januari 21, 2007 Posted by | Blogroll | Tinggalkan komentar

Menuju Implementasi Nuklir di Indonesia Tak bi…

Menuju Implementasi Nuklir di Indonesia

Tak bisa dipungkiri bahwa saat ini kita menghadapi pencukupan kebutuhan energi listrik yang amat mendesak. Dibutuhkan sedikitnya 1000 Megawatt untuk mencukupi kebutuhan listrik hingga tahun 2025, karena kebutuhan energi listrik di Indonesia telah mencapai 100 Gigawatt. Nuklir kemudian mengemuka sebagai sebuah alternatif sumber energi untuk mencukupi kebutuhan energi terutama energi listrik Indonesia di masa datang.

Munculnya ide nuklir sebagai sebuah alternatif pemenuhan kecukupan energi Indonesia kemudian memunculkan pro kontra tersendiri di masyarakat dan akan memunculkan polemik yang sama di kalangan dunia internasional. Di kalangan masyarakat, tragedi Chernobyl masih menjadi tameng yang cukup ampuh untuk menghambat implementasi tenaga nuklir di Indonesia. Kita tidak bisa memungkiri dahsyatnya efek yang ditimbulkan oleh tragedi yang disebabkan human error tersebut. Berdasarkan data dari PBB, jumlah korban tewas diperkirakan mencapai 9000 orang akibat kanker yang dipicu bahan radioaktif. Bahkan, dalam konferensi Wina tahun 1966 terungkap bahwa efek yang ditimbulkan berdampak 650 ribu pekerja pembersih muntahan ledakan Chernobyl berisiko besar terkena radiasi tingkat tinggi, kemudian sekitar 30% orang yang berada pada jarak 30 kilometer dari Chernobyl juga terkena radiasi dalam jangka dua tahun.

Akan tetapi melihat perkembangan teknologi yang sedemikian pesatnya termasuk dalam sistem proteksi reaktor, harusnya mampu menjawab keraguan yang ada di masyarakat. Di Indonesia sendiri perkembangan ke arah tersebut telah lebih baik walaupun reaktor yang dipakai masih dalam skala riset. Selain itu, teknologi yang dimiliki Chernobyl jauh lebih tertinggal daripada teknologi proteksi masa kini sehingga secara umum jauh lebih aman. Adapun aspek human error yang menjadi sebab peristiwa Chernobyl bisa diatasi dengan dicetaknya SDM unggul yang berkarakter disiplin tinggi dalam pengembangan energi nuklir terutama dalam mengoperasikannya sehingga kekhawatiran tersebut tidak perlu terjadi. Tentunya pencetakan SDM seperti ini harus menjadi perhatian pemerintah kedepannya terutama kaitannya dengan optimalisasi peran institusi pendidikan sebagai wahana nation building dan character building Indonesia.

Di dunia internasional sendiri, pengembangan energi nuklir masih menyisakan polemik yang dalam, terutama kecurigaan pengembangan senjata nuklir oleh negara – negara kontra-barat. Sebenarnya, dari perjanjian non proliferasi nuklir sendiri yang bertujuan membatasi penggunaan senjata nuklir (Indonesia ikut menandatanganinya), terdapat hak untuk mengembangan nuklir untuk tujuan damai termasuk sebagai sumber energi listrik.polemik yang terjadi sebenarnya lebih didasarkan atas kecurigaan dan kekhawatiran negara – negara maju terhadap kepemilikan nuklir oleh negara – negara yang mereka anggap ‘berbahaya’, sebab seperti sama seperti memberikan pistol kepada anak kecil. Untuk kasus Indonesia sendiri, Indonesia telah mendapat izin dari IAEA untuk mengembangan energi nuklir untuk tujuan damai, tinggal bagaimana kita bisa konsisten dan komitmen untuk mempergunakannya untuk keperluan damai dan tidak tergoda untuk mengembangkannya menjadi senjata pemusnah massal.

Keuntungan yang bisa didapat dari pengembangan nuklir sebagai sumber energi amat menjanjikan. Penggunaan nuklir untuk listrik misalnya, tergolong efisien. Biaya yang dibutuhkan untuk produksi hanya sekitar 4 sen dolar AS per kWh, bandingkan dengan penggunaan minyak mentah untuk keperluan yang sama yang mencapai 11 sen dolar per kWh. Dengan harga listrik yang relatif murah, kesejahteraan rakyat bisa lebih terjamin. Selain itu, iklim investasi pun cukup cerah, kecukupan energi tentunya akan mendorong munculnya industri – industri yang diharapkan mampu mengurangi pengangguran. Dalam aspek dampak lingkungan, penggunaan energ nuklir diharapkan mampu menekan emisi karbon, namun limbah yang ditimbulkan harus menjalani treatment yang sesuai sehingga aman bagi lingkungan

Hal – hal yang harus disiapkan

Ada banyak hal yang harus sudah disiapkan menuju implementasi nuklir di Indonesia. SDM Indonesia saat ini masih dianggap kurang memadai dalam mengembangkan energi nuklir terutama dalam hal kedisiplinan. Selain itu, dalam segi penguasaan teknologi, kita masih tertinggal jauh dari negara – negara pengembang energi nuklir. Jika teknologi ini masih belum dikuasai Indonesia kemudian kita sudah beranjak ke pemanfaatan energi nuklir, maka ketergantungan akan asing akan bertambah besar dan ini tidak menguntungkan kita.

Pembenahan infrastruktur transportasi harus dilakukan pula. Hal ini sangat penting, kaitannya dengan pemerataan energi kedepannya. Salah satu sebab belum meratanya pemenuhan energi listrik di Indonesia adalah belum memenuhinya infrastruktur transportasi sehingga perjalanan antar daerah terutama menuju ke daerah indonesia bagian timur amat sulit dan mahal. Hal ini akan berefek pada membengkaknya biaya operasional dari pembangkit energi tersebut nantinya. Maka pemerintah harus membuat perencanaan strategis pola hubungan antar daerah, dan penggunaan pesawat terbang sebagai solusinya amat menjanjikan.

Selain itu pencerdasan masyarakat perlu dilakukan. Salah satu hal yang menghambat penggunaan nuklir ini adalah masyarakat yang mudah dihasut untuk menolak penggunaan nuklir dan hal ini disebabkan minimnya pengetahuan mereka tentang kemajuan teknologi nuklir masa kini. Perlu penyadaran publik pada manfaat nuklir dan pelurusan persepsi terhadap penggunaan nuklir untuk menghapus aspek traumatis kasus masa lalu.

Januari 21, 2007 Posted by | Blogroll | Tinggalkan komentar

Kontemplasi diri….. hari – hari ini tiba tiba m…

Kontemplasi diri…..

hari – hari ini tiba tiba menjadi hari kaleidoskop memori diri diputar ulang. kunjungan ke tempat kost yang lama membuatku rindu akan masa – masa itu. aku merasa, ketika di kost itulah aku merasakan adanya ukhuwah yang dalam, walaupun tingkat kepahaman islam masing – masing individu berbeda. hal ini tidak kutemui di organisasi maupun di tempat tinggalku yang baru, sebuah asrama. aku memang mencoba kebiasaan – kebiasaan yang aku lakukan di tempat kostku yang lama, berkunjung dari kamar ke kamar untuk ngobrol, tapi yang kurasakan hampa. jarang ada tawa renyah, saling ledek, bahkan sekedar minta mp3 namun berkesan. semuanya menjadi serba kaku, dingin, beda interest, penuh kompetisi, penuh kecurigaan menyembunyikan peluang berprestasi. aku rindu suasana nonton bareng dengan gurauan persahabatan, aku rindu suasana makan bareng di warung makan dekat pasar balubur, aku rindu diledekin lagi karena aku angkatan termuda. aku rindu suasana egaliter sebuah rumah…tapi justru kerinduan itu semakin berarti bila kita tidak menjalaninya lagi…

hope to see u again bang anto, readone, bang ded, bang brian, MAW, bang hendra, bang dessy, bang simpari

berlanjut kemudian, tiba – tiba aku menemukan sebuah buku, buku ‘hitam’ yang entah barangkali aku telah lupa. tempat aku menuliskan puisi – puisi melankolik romantik tentang seseorang, tempat aku melukiskan ungkapan yang tak sempat terungkap lewat kata, hanya dengan pandangan mata. sudah lama..dan aku memutuskan memplesternya untuk mencegahku membuka memoar itu..sejenak terpikir untuk membukanya, namun sulit..sulit sekali hatiku untuk membukanya. keinginan yang dulu sejenak mengemuka, tapi tebasan pedang keinginan memotong keinginan itu, buku itu kembali aku simpan, memoar yang akan mampu merusak ukhuwahku, penyakit akut yang meracuniku. sejenak ku duduk dengan jari – jemariku menari – nari diatas tuts keyboard menulis sesuatu yang tak aku pikirkan lagi.

sejenak ku teringat rumahku. untaian kebahagiaan pernah kualami, tapi ternoda kala ku kelas 5 SD dengan usia sekitar 10 tahun. mendengar yang belum layak kudengar, menyaksikan sesuatu yang belum layak disaksikan bagi anak seusiaku adalah sebuah bentuk perusakan karakter, hingga kini aku merasa sulit untuk berkata ‘cinta’ pada orang yang memang kucinta, arus kemunafikan cinta terasa mengkontaminasi mulutku, mengkakukan otot lidah dan bibirku untuk berkata ‘cinta’. kemudian hari – hari selanjutnya banyak air mata yang tumpah, bukan hanya diriku namun orang – orang yang kucintai. betapa sakit menyaksikan orang yang kucinta, orang yang rela kutebus kebahagiaannya dengan darahku menangis, berkeluh kesah, dan jatuh…betapa sakit saat aku pura – pura tidur demi mendengar orang yang kucinta menceritakan semuanya pada orang yang ia percaya. betapa sakit ketika aku merasa tak mampu berbuat apa – apa melawan semua kemunafikan ini, semua penghambaan pada nafsu dunia ini, semua gunjingan orang, semua realitas yang meluncur dari orang yang kucinta. semuanya itu tiba – tiba membekas dalam karakter dingin dan kaku diriku. aku sejenak merasa ingin mendapat kehangatan jiwa untuk meleburkan dinginnya jiwaku.kemudian aku merasa bahwa aku membantuk karakter pribadiku sendiri..dari cerita, dari apa yang kusaksikan, dari idealismeku.

Januari 21, 2007 Posted by | Blogroll | Tinggalkan komentar