Meratapi Sejarah
Tinta yang tertulis di lembar sejarah
hampir selalu menggunakan warna peperangan dan pertumpahan darah
dituliskan oleh otot otot pongah manusia
yang merasa berbuat kebajikan ditengah kesesatannya
prasasti yang terpancang pada tanah sejarah
hampir selalu dipahat dengan kekerasan dan kesewenangan
oleh otot otot kekuasaan dan tiran manusia
yang membungkus kepentingan dengan kata kata manis kemanusiaan
pada akhirnya,
sejarah menjadi sebuah repetisi
penderitaan manusia dibawah kesenangan yang lainnya
1 Komentar »
Tinggalkan komentar
-
Arsip
- April 2009 (1)
- Maret 2009 (2)
- Februari 2009 (1)
- Desember 2008 (2)
- November 2008 (1)
- Agustus 2008 (4)
- Juli 2008 (11)
- Juni 2008 (5)
- April 2008 (1)
- Maret 2008 (2)
- Desember 2007 (8)
- November 2007 (5)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS

Awsome,friend…